Kembali ke masa lampau

Aside

Kau bilang kau mengabdi
Tapi mereka bilang kau pencuri
Tingkahmu depan rakyat jelata
Sungguh buat kami merasa iba
Tapi curianmu yang rugikan bangsa
Ingatkan kami untuk tetap waspada
Memendam pertanyaan dalam hati
Harta siapa lagi yang akan engkau curi

Berseragam kemunafikan tertutup lebar kerudung dan jubah
Depan majelis hakim kau terlihat pasrah
Terima hukuman dengan sabar dan nada bicara rendah
Sedang dalam hatimu masih ingin menjamah
Heran kami bertanya, bagaimana ada manusia begitu serakah?

Entah dalam dunia mana aku hidup
Ketakutan akan Tuhan semakin meredup
Ketaatan pada etika kini tak lagi diacuhkan
Mungkin semakin tua kita semakin jauh dari perdaban
Seperti kita kembali ke awal masa penciptaan
Dimana penghuni bumi tercinta hanyalah pepohonan dan binatang

Surabaya, 29 Oktober 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s