Jangan Salahkan Aku

Aside

Apakah kita punya hak untuk marah
Walaupun kita tahu kita sendiri yang salah
Apakah kita punya hak untuk menghakimi
Sedang kita takkan bisa membaca hati
Apakah kita punya hak untuk protes
Sedang kesalahan adalah bagian dari proses
Apakah kita punya hak untuk membenci
Sedang kita memiliki kewajiban tuk saling mengasihi

Jika hanya berbicara tentang hak pasti
Pencuri juga punya hak untuk mencuri
Jika kita berpikir tentang kebenaran obyektif
Mengapa kita masih mendewakan hal-hal subyektif

Kemarahan yang terkesan dibuat-buat
Sungguh lupakan kita tentang bahaya laknat
Saling menuding mengutuk tanpa alasan
Tanpa pandang saudara pun ditendang

Dan akhirnya
Kelam warnai dunia
Kacau tak bersela
Luka kembali menganga
Bumi kini penuh dosa
Sedang kita masih sibuk mencari cela

Surabaya, 7 November 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s