Harapan Yang Tak Diharapkan

Aside

Untuk kesekian kalinya
Kau diam…
Membisu bagai purnama
Di tengah malam kelam

Hempasan rasa sakit
Menerjang keras dadaku yang sempit
Meninggalkan jejak langkah
Yang hanya engkau pernah menjamah

Aku bukan pantai
Setiap waktu anggun melambai
Bukan pula bukit batu
Semakin diterpa semakin merdu

Aku hanyalah pengorbanan yang tak diharapkan
Hanyalah lelaki buangan tanpa kehidupan
Hanya binatang menunggu kematian…

Surabaya, 27 Desember 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s