Katamu

Aside

Cinta itu…
Bisakah kutukar dengan permata di jarimu?
Bisakah kubeli berapapun yang kau mau?
Bisakah kupinjam sebentar, agar aku tak lagi galau karenamu?

Bisa…
Saat langit kehilangan biru
Ketika aku selesai menjamahmu
Tapi tunggulah peluhmu membeku
Pada ujung lekukan penuh haru
Bertopang pada untaian rindu
Kunanti jawaban atas perlakuanmu padaku

Apa…?
Tanyamu sambil melipat muka
Kata dan rasa tampak berbeda
Dalam diam kau berpura-pura
Berselimut doa, berbadan dosa
Tipumu sehalus tenunan sutra
Senyummu manis meraba jiwa
Tawamu, bahkan tangispun ikut tertawa

Terserah…!
Kau menyerahkan padaku, tapi kau bertindak semaumu
Kalau begitu terserah aku…!
Lalu kau diam lagi
Mengundang sunyi
Memaksaku bunuh diri

Surabaya, 14 Maret 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s