Dia Lupa

Aside

Indah tak seindah keindahan
Ketika aku masih bersamamu
Tentram tak sedamai tentram
Ketika jemari mungilmu memeluk mesra penuh kehangatan
Di malam yang syahdu

Janji yang kau ikrarkan malam itu
Tentang pelaminan dan kebahagiaan
Menguap entah kemana

Aku bertaruh kau lupa segalanya
Meski keabadian menyelimuti ingatan
Aku ingin tetap bersabar
Menunggu jawaban cinta

Surabaya, 30 April 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s